Rabu, 22 Februari 2017

SURAT UNTUK BIBIKU




Bibi !
Masihkan kau berkenan kusapa Bibi ? Sungguh aku sangat “menyesal”Bi
Apakah penyesalanku ini masih berguna bagiku untukmu..
(Aku sangat tahu jawabanmu, Bi…)
(“Penyesalan tak ada gunanya, Nasi sudah jadi bubur !”)
Tapi, dihari ini aku ingin kau tetap tahu…
Aku sangat menyesal & penyesalan itu hanya dapat ku rasakan dalam hatiku sendiri,
Sungguh aku sangat menyesali, atas apa yang telah kulakukan padamu, Aku sangat tahu bi
Kau pasti kesal, marah, kecewa bahkan mulai benci padaku,
Aku sangat tahu bi, Ada sepotong hati yang luka karena kelakuanku,

Bi !
Aku membuat surat ini, bukan hanya kata yang aku tulis tapi ini semua di hati yang paling dalam, bi,, sabnernya aku tuh pengen lihat langsung keberngkatan bibi tapi aku gak
sempet untuk menemuimu, dan aku di sini hanya bias berdo’a agar bisi selamet sampai tujuan. keluarga ngasih kabar kalau bibi mau berangkat dan jangankan mereka sedih
Aku jga disini ngerasa sedihh bnget karna aku gak bias mengatakan rasa maafku padamu..
Bi !
Masihkah kau mau mendengar suaraku bi ? Sudilah kau mema’afkanku,
Atas yang telah kulakukan kenakalanku padamu,
Ma’afkan kekhilafanku,
Sungguh aku mohon ma’af kepadamu…
Bi!
Masihkan kau rasa aku seorang adik kecil yang nakal ? Aku tak ingin jika aku kehilangan bibi sepertimu dan hati bibi sungguh kuat
untuk menghadapi kehidupan bibi dan mencintai anak”mu yang tulus,
Aku tak rela hari-hari ini hampa karena marah yang ada di hati bibi.
Yang ku mau hanyalah kata ma’af darimu (Meski aku sangat tahu)
(Mungkin aku memang tak pantas kau ma’afkan) Tapi kuberharap dan mohon dengan sangat,
Sepotong kata Ma’af,…ma’af…. & ….ma’af darimu,
Sekali lagi aku hanya minta sepotong darimu,
Maa’afkan aku, Bibi ku cantik…
(Semoga jika kau berkenan memberikan sepotong kata itu untukku, )
(Semoga kau akan tetap berkenan menaburkan tinta warna yang indah, )
(ikatan keluarga kita, ) Aku tak pernah bosan candamu dan marahmu .
(Aku saying bibi semoga bibi menjadi orang sukses dan yang terpenting jangan lupa
sama keluarga sendiri apalagi anak”mu yang lucu dan cantik..
 Disini aku selalu mendo’akanmu agar bibi selamet, amin..

From : Rusdi Mahatir
To : Mulya Saroh